Pada Rabu, 19 November 2025, Sarwendah dan Ruben Onsu terseret dalam perseteruan hukum terkait debt collector yang datang untuk menagih tunggakan cicilan mobil milik Ruben Onsu. Konflik ini semakin memanas setelah pihak masing-masing melibatkan kuasa hukum mereka. Seiring perkembangan situasi ini, Minola Sebayang, pengacara Ruben Onsu, mempublikasikan sudut pandang kliennya terkait masalah ini. Namun, Sarwendah dengan tegas membantah tuduhan tersebut dan menyatakan bahwa kliennya tidak bersalah.
Pihak pengacara Sarwendah, Chris Sam Siwu, menegaskan bahwa kliennya tidak pernah mempersulit pertemuan anak-anak dengan Ruben Onsu. Dia juga menantang pihak Ruben Onsu untuk memberikan bukti percakapan yang menunjukkan bahwa Sarwendah melarang pertemuan tersebut. Chris Sam Siwu menjelaskan bahwa ada momen di mana anak-anak Sarwendah tidak bisa bertemu dengan ayahnya karena sudah memiliki jadwal yang telah diatur sebelumnya.
Namun, Ruben Onsu menganggap bahwa Sarwendah mempersulit pertemuannya dengan anak-anaknya. Pernyataan dari Minola Sebayang, kuasa hukum Ruben Onsu, mengenai hal ini dianggap sebagai fitnah yang ditujukan kepada Sarwendah. Kesalahpahaman antara kedua belah pihak terkait keinginan anak-anak dan jadwal pertemuan menjadi inti dari konflik hukum ini.


