DJI memperkenalkan Osmo Action 6 sebagai penerus dari Osmo Action 5 Pro di China. Kamera action ini menghadirkan banyak peningkatan di sektor hardware, terutama penggunaan sensor yang lebih besar untuk menghasilkan gambar berkualitas dalam berbagai kondisi. Dengan bodi ringkas, Osmo Action 6 memiliki dua layar OLED, satu di depan berukuran 1,46 inci, dan satu di belakang berukuran 2,5 inci dengan kecerahan hingga 800 nits agar nyaman digunakan di luar ruangan.
Meskipun baterainya tetap 1.950 mAh seperti generasi sebelumnya, Osmo Action 6 memiliki daya tahan yang baik dengan perekaman 4K nonstop selama sekitar 52 menit. Sensor baru yang lebih besar berukuran 1/1.1 inci membawa dynamic range 13,5 EV sehingga detail shadow dan highlight terlihat lebih seimbang. DJI juga menambahkan aperture variabel f/2.0 hingga f/4.0 agar pengguna dapat menyesuaikan hasil gambar dengan lebih leluasa.
Untuk kemampuan video, Osmo Action 6 mampu merekam video 4K 60 fps dengan rasio 1:1 yang cocok untuk konten media sosial, serta video slow motion 4K 120 fps dalam format 16:9 untuk efek dramatis. Sementara itu, resolusi foto maksimal dari kamera ini adalah 38 megapiksel.
Harga Osmo Action 6 di China dibanderol mulai dari 2.998 yuan atau sekitar Rp7 jutaan. Peluncuran globalnya dijadwalkan pada 18 November 2025 dan diperkirakan akan segera tersedia di pasar Indonesia melalui Erajaya. Penasaran dengan harga yang akan ditawarkan di Indonesia?


