Tuesday, December 16, 2025
HomeBeritaMengenang Hari Pahlawan: Mengungkap Musuh Terbesar Bangsa

Mengenang Hari Pahlawan: Mengungkap Musuh Terbesar Bangsa

Sekjen DPP Partai Perindo, Ferry Kurnia Rizkiyansyah, membuat pernyataan tegas pada peringatan Hari Pahlawan 10 November. Dikatakannya bahwa musuh utama bangsa saat ini bukan penjajah fisik, melainkan koruptor dan ambisi pribadi para elite yang dianggapnya sebagai “penjajah pembangunan modern”. Menurutnya, Hari Pahlawan harus menjadi panggilan moral bagi pejabat publik untuk menghormati nilai-nilai pengorbanan dan menjauhi kepentingan pribadi. “Para pahlawan kita berjuang dengan darah dan air mata tanpa memprioritaskan ambisi pribadi. Saya menyerukan agar seluruh elite, terutama pejabat, menerima dan menerapkan nilai-nilai kepahlawanan ini. Kita tidak boleh membiarkan ambisi pribadi menghalangi pembangunan dan menghancurkan cita-cita bangsa,” ujarnya di Jakarta.

Dalam konteks tema Hari Pahlawan “Pahlawanku Teladanku: Terus Bergerak, Melanjutkan Perjuangan”, Kang Ferry menyatakan bahwa tema ini menekankan pentingnya dedikasi total dari generasi penerus. Ia mengajak masyarakat untuk sepenuhnya mendedikasikan diri dalam setiap bidang yang mereka geluti. “Tema ini mengingatkan bahwa anak-anak bangsa harus sepenuhnya berkomitmen untuk membangun apapun yang mereka lakukan. Saat ini, perjuangan adalah untuk mencapai keadilan, kesejahteraan, dan kedaulatan ekonomi,” katanya.

Partai Perindo juga memberikan kritik sosial yang tajam, terutama terhadap tindakan korupsi yang dianggap sebagai pengkhianatan terbesar terhadap perjuangan pahlawan. “Korupsi merupakan pengkhianatan terbesar. Kami mendesak untuk mengkritik sosial terhadap mereka yang menghalangi pembangunan, terutama para koruptor. Melawan korupsi adalah bentuk perjuangan kemerdekaan kita saat ini,” tegasnya.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler