Menko Agus Harimurti Yudhoyono telah berkoordinasi dengan BPI Danantara, Kementerian Perhubungan, Kementerian Keuangan, dan PT KAI untuk membahas penyelesaian utang proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung alias Whoosh. Penyelesaian utang ini diutamakan karena pemerintah ingin memastikan tidak ada kendala yang menghambat pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Surabaya. AHY menekankan pentingnya restrukturisasi utang KCIC Jakarta-Bandung, Woosh, agar tidak mengganggu rencana konektivitas masa depan. AHY mengungkapkan bahwa dia sedang mengevaluasi berbagai opsi penyelesaian utang kereta cepat Whoosh setelah Menteri Keuangan menolak pendanaan dari APBN. Meskipun demikian, AHY menyatakan bahwa masih dalam proses pengembangan opsi terbaik untuk penyelesaian utang tersebut.








