Sunday, May 17, 2026
HomeTeknoPengolahan 64 Ribu Ton Sampah: Tekan Emisi 28 Ribu Ton

Pengolahan 64 Ribu Ton Sampah: Tekan Emisi 28 Ribu Ton

Perusahaan pengelolaan sampah Waste4Change merilis Laporan Dampak 2024 yang menyoroti pertumbuhan volume pengumpulan sampah selama 10 tahun terakhir. Waste4Change telah berhasil mengumpulkan total 64,9 ribu ton sampah selama periode tersebut. Dalam rentang waktu tersebut, Waste4Change berhasil mengumpulkan sampah dari berbagai sumber, termasuk rumah tangga, area komersial, serta melalui kemitraan dengan Bank Sampah, TPS 3R, dan sektor informal. Saat ini, perusahaan ini telah beroperasi di 19 lokasi di seluruh Indonesia, menyediakan layanan pengumpulan, pemilahan, daur ulang, dan edukasi masyarakat terintegrasi.

Selama satu dekade terakhir, Waste4Change berhasil mendaur ulang 14,2 ribu ton material, menghasilkan biomassa dari 499 ribu kilogram sampah organik, dan menciptakan 2 ribu ton bahan bakar turunan sampah (RDF). Tahun 2024 mencatatkan sebanyak 8,1 ribu ton material berhasil didaur ulang dan hampir 700 ribu kilogram RDF diproduksi. Lebih dari sekadar mendaur ulang sampah, Waste4Change juga berperan dalam menciptakan lapangan kerja dan memberikan edukasi tentang pengelolaan sampah kepada lebih dari 550 ribu orang.

Dengan upayanya untuk mencegah sampah berakhir di TPA, Waste4Change berhasil mengklaim pengurangan emisi setara 28,8 ribu ton CO2 selama satu dekade, sambil mencapai emisi bersih nol dari operasionalnya. Founder & CEO Waste4Change, Mohamad Bijaksana Junerosano, menyatakan bahwa pertumbuhan perusahaan membuktikan potensi olusi sirkular dalam memberikan dampak positif yang signifikan. Untuk menghadapi kebutuhan global akan solusi pengelolaan sampah yang terukur, Waste4Change berencana memperluas jangkauan pengumpulan sampah, menguatkan kemitraan dengan sektor informal, dan menjalin kolaborasi lintas negara untuk mencapai posisi sebagai pemimpin regional dalam solusi sirkular berkelanjutan.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler