Thursday, July 16, 2026
HomeBeritaKenangan Emosional Prabowo: Perlakuan di Masa Penjajahan

Kenangan Emosional Prabowo: Perlakuan di Masa Penjajahan

Presiden Prabowo Subianto mengingat kembali masa penjajahan yang dialami bangsa Indonesia dalam pidatonya di Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York, Amerika Serikat. Prabowo menekankan bahwa kolonialisme telah menyebabkan rakyat Indonesia hidup dalam penindasan dan kemiskinan. Dalam pidato tersebut, Prabowo menyoroti berbagai isu global, termasuk kelaparan, kemiskinan, dan ketidakpastian yang sedang melanda banyak negara. Prabowo menegaskan bahwa tantangan-tantangan ini disebabkan oleh sikap dan tindakan manusia yang didasari oleh ketakutan, kebencian, dan diskriminasi.

Ia mengungkapkan dalam pidatonya bahwa kebodohan manusia yang dipicu oleh rasa takut, rasisme, kebencian, penindasan, dan apartheid mengancam masa depan bersama. Prabowo juga menyoroti sejarah kelam Indonesia saat berada di bawah penjajahan, di mana rakyat diperlakukan dengan sangat tidak manusiawi. Menurut Prabowo, keberadaan PBB memainkan peran penting dalam perjalanan Indonesia menuju kemerdekaan dengan memberikan dukungan selama masa-masa sulit.

Prabowo menggarisbawahi bahwa Perserikatan Bangsa-Bangsa berdiri bersama Indonesia dan memberikan bantuan yang penting. Hal ini memungkinkan Indonesia untuk mencapai kemakmuran, kesetaraan, dan martabat yang lebih besar saat ini. Dengan demikian, Prabowo menekankan pentingnya mendukung upaya untuk menciptakan dunia yang lebih adil dan bermartabat bagi semua orang.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler