Sebanyak 324 unit di perumahan khusus (rusus) bagi eks pejuang Timor-Timur telah diisi. Serah terima kunci dilakukan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan pemerintah daerah setempat di Desa Oebola Dalam, Kecamatan Fatuleu, Kabupaten Kupang. PT Brantas Abripraya membangun 130 unit dari total hunian tersebut.
Rumah yang dihuni menggunakan teknologi tahan gempa, yakni Rumah Instan Sederhana (RISHA) tipe 36 dengan luas kavling 150 meter persegi. Pembangunan rusus ini sebagai langkah positif Brantas Abipraya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sekretaris Perusahaan Brantas Abipraya, Dian Sovana, menegaskan bahwa teknologi yang digunakan memberikan keamanan dalam menghadapi gempa.
Dalam upaya untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, keberadaan rumah layak huni menjadi hal yang sangat penting. Program Asta Cita yang dicanangkan Presiden Prabowo memiliki tujuan yang sejalan dengan pembangunan rusus ini. Brantas Abipraya berharap hunian yang disediakan dapat meningkatkan kualitas hidup penerima dengan rumah yang layak, sehat, dan nyaman.


