VinFast Sediakan Skema Biaya Mobil Listrik Terjangkau

VinFast memperkenalkan skema langganan baterai untuk mobil listrik di Indonesia sebagai solusi untuk mengatasi harga yang tinggi, terutama karena biaya baterai yang mencapai 30-40% dari harga total kendaraan. Dengan skema ini, konsumen dapat membeli mobil listrik tanpa baterai dengan harga lebih rendah dan menambahkan biaya langganan bulanan. Misalnya, mobil VF e34 yang biasanya lebih dari Rp400 juta, kini dapat dimiliki dengan Rp299 juta setelah memperhitungkan biaya langganan, memberikan potensi penghematan hingga Rp113 juta. Selain itu, model lain seperti VF 3, VF 5 Eco, VF 6, dan VF 7 juga tersedia dengan opsi langganan baterai yang berbeda.
Skema ini tidak hanya memangkas harga awal mobil listrik, tetapi juga menawarkan jaminan performa baterai yang dijamin oleh VinFast. Perusahaan ini akan menanggung semua biaya perawatan, perbaikan, dan penggantian baterai jika kapasitasnya turun di bawah 70%. Dengan biaya langganan bulanan yang terjangkau, transisi menuju mobil listrik menjadi lebih realistis bagi konsumen di Indonesia, didukung oleh lima perusahaan pembiayaan besar yang memberikan fleksibilitas tambahan melalui skema cicilan yang beragam.
Selain itu, VinFast juga menyertakan sejumlah fasilitas dalam programnya, seperti pengisian daya gratis di stasiun V-GREEN, bunga kredit ringan, dan jaminan harga jual kembali tinggi setelah beberapa waktu pemakaian. CEO VinFast Indonesia, Kariyanto Hardjosoemarto, menegaskan bahwa skema langganan baterai bukan hanya sebagai penawaran mobil listrik, tetapi juga sebagai model kepemilikan baru yang memberikan alternatif bagi konsumen yang ingin menggunakan kendaraan listrik dengan cara yang lebih efisien dan berisiko lebih rendah di masa depan.




