Saturday, January 17, 2026
HomeTeknoPotensi Indonesia Di Arena Data Center Asia Tengara

Potensi Indonesia Di Arena Data Center Asia Tengara

Dalam sebuah diskusi, Direktur Kebijakan dan Strategi Infrastruktur Digital, Denny Setiawan dari Komite Digital Indonesia (Komdigi), mengangkat isu persaingan data center di kawasan Asia Tenggara. Menurut Denny, Indonesia memiliki keunggulan besar di wilayah ini karena jumlah pengguna ponsel yang mencapai ratusan juta. Karena itu, Indonesia memiliki daya tarik yang signifikan di ASEAN dan secara global, terutama dengan jumlah koneksi seluler yang mencapai 354 juta, dengan satu individu memiliki dua ponsel. Pasar pusat data juga tumbuh dengan cepat dengan CAGR 14 persen hingga tahun 2028, membuat Indonesia potensial sebagai pemimpin di industri ini.

Denny menekankan pentingnya ekosistem pusat data yang kuat untuk bersaing di kawasan ini. Hal ini dapat dicapai dengan menciptakan iklim investasi yang menarik, yang melibatkan insentif bagi penyedia pusat data dan pelanggan yang mengimpor perangkat ke pusat data. Menawarkan insentif ini dapat meningkatkan daya saing Indonesia di ASEAN, terutama dibandingkan dengan negara-negara pesaing seperti Malaysia, Thailand, dan Vietnam. Namun, untuk memastikan efektivitas insentif ini, perlu ada kepastian kebijakan jangka panjang untuk menarik investor.

Selain itu, pembangunan pusat data perlu diperluas ke wilayah lain di Indonesia, bukan hanya di Jakarta, Cikarang, dan Batam. Hal ini penting untuk mengurangi ketergantungan pada pusat data di daerah-daerah tersebut dan mencegah kekurangan sumber daya seperti listrik dan air di masa depan. Pasar pusat data dan komputasi awan di ASEAN diperkirakan mencapai nilainya pada 2030, sehingga Indonesia memiliki prospek bisnis data center yang menjanjikan, yang dapat meningkat menjadi US$5,82 miliar pada tahun 2030.

Dengan demikian, lokasi ideal untuk membangun pusat data harus strategis dan dekat dengan titik pendaratan sistem komunikasi kabel laut untuk mengurangi latensi data. Faktor lain yang penting adalah ketersediaan energi hijau, yang dapat menarik lebih banyak investasi. Perlu juga ada mekanisme nasional yang terintegrasi untuk pendataan lokasi dan kapasitas pusat data guna menjamin pengembangan yang terarah di masa depan. Menurut Denny, data yang terintegrasi akan memberikan pandangan yang jelas bagi industri data center.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler