Generasi Z ternyata adalah generasi yang paling banyak berutang untuk perjalanan liburan, hal ini didukung oleh data terbaru. Menurut ulasan dari Squaremouth, Gen Z rata-rata mengeluarkan USD 11.766 untuk berlibur pada musim panas 2024. Survei dari Bankrate juga mengungkapkan bahwa 31% Gen Z berencana berutang untuk liburan musim panas 2025.
Sebuah kisah menarik datang dari Daniel Rivera, seorang manajer properti di Amerika. Dia menyaksikan langsung bagaimana seorang penyewa berusia 24 tahun mengunggah foto-foto menginap di sebuah Airbnb mewah di Miami seharga Rp 6,5 juta per malam, sementara ia telat membayar uang sewa bulanan sebesar Rp 29,3 juta. Ternyata, penyewa tersebut hanya berbagi malam liburan dengan teman-temannya untuk mendapatkan foto kolam renang yang sempurna agar terlihat seperti sedang berlibur mewah selama seminggu.
Rivera juga mencatat pola dalam riwayat keuangan calon penyewa Gen Z yang sering mengungkap bagaimana mereka mendanai gaya hidup mereka. Dia menemukan bahwa riwayat pinjaman pribadi seringkali disebut sebagai ‘dana liburan’ dalam sejarah keuangan mereka.
Pada platform Reddit, seorang pengguna menanyakan bagaimana Gen Z membiayai perjalanan mereka, terutama yang masih remaja akhir atau awal 20-an. Seorang pengguna menyatakan bahwa ia memilih untuk menggunakan utang untuk membiayai liburannya, meskipun hal tersebut dianggap tidak bertanggung jawab secara finansial. Namun, bagi sebagian Gen Z, pengalaman sesaat di atas stabilitas finansial jangka panjang menjadi prioritas utama.


