Ilmuwan di Kolombia baru-baru ini menemukan garis keturunan manusia purba yang disebut Checua setelah melakukan analisis terhadap DNA fosil manusia yang berusia sekitar 6.000 tahun dan ditemukan di Nemocon, dekat Bogotá. Menurut Universitas Nasional Kolombia, Checua merupakan kelompok pemburu nomaden yang hidup dalam isolasi dan tidak memiliki hubungan genetik dengan populasi purba lain di Amerika. Dari 30 kerangka yang ditemukan, enam DNA berhasil dianalisis dengan lengkap. Meskipun asal-usul dan kepunahan Checua masih belum diketahui, diperkirakan mereka punah akibat perubahan iklim, penyakit, atau kelangkaan makanan. Hingga saat ini, tidak ada keturunan yang diketahui dari kelompok Checua.


