Pada Jumat, 22 Agustus 2025, tiga penculik Kepala Cabang bank di Cempaka Putih, Mohamad Ilham Pradipta, ditangkap di Johar Baru, Jakarta Pusat. Saat digiring polisi, ketiga pelaku terlihat lesu dengan tangan diikat kabel ties merah. Meskipun terlihat beringas dalam rekaman CCTV saat melakukan aksinya, ketika ditangkap, mereka berjalan tanpa alas kaki, wajah tertunduk, dan enggan menatap kamera. Satu pelaku bahkan berusaha keras menutupi wajahnya agar tidak terlihat jelas.
Pelaku yang ditangkap di Johar Baru adalah AT, RS, dan RAH, sementara pelaku lain berinisial RW ditangkap di Labuan Bajo dengan mengenakan celana pendek, sepatu olahraga, dan topi. Meskipun berusaha kabur, RW akhirnya pasrah dan raut ketakutan terpancar. Korban, Mohamad Ilham Pradipta, diduga dibunuh setelah diculik terlebih dahulu. Rekaman CCTV menunjukkan korban diangkut paksa oleh beberapa orang saat sedang melakukan pertemuan offline di Lotte Grosir Pasar Rebo.
Jasad korban ditemukan pada 21 Agustus 2025 di Kampung Karangsambung, Desa Nagasari, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi dalam kondisi tragis dengan tangan dan kaki terikat serta mata dilakban. Pelaku yang diduga terlibat dalam penculikan dan pembunuhan tersebut telah ditangkap oleh pihak kepolisian dan sedang diperiksa intensif di Markas Polda Metro Jaya. Dari empat pelaku, satu masih buron dan diduga sebagai eksekutor utama. Penangkapan dilakukan oleh Subdirektorat Reserse Mobile Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya bersama Polres Metro Jakarta Timur.


