Presiden Prabowo Subianto memberikan gelar tanda jasa dan kehormatan kepada sejumlah tokoh nasional dalam rangka HUT kemerdekaan ke-80 Republik Indonesia, termasuk Meutya Hafid. Wanita kelahiran 3 Mei 1978 yang menjabat sebagai Menteri Komunikasi dan Digital sekaligus Waketum Partai Golkar ini dianugerahi tanda kehormatan Bintang Mahaputera Utama dari Presiden Prabowo. Meutya menerima penghargaan ini atas kontribusinya di bidang digital dan komunikasi, khususnya dalam mengeluarkan aturan pemerintah mengenai Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik Dalam Pelindungan Anak atau dikenal sebagai PP Tunas. Regulasi ini dianggap penting untuk melindungi ruang digital Indonesia dari konten negatif, penyalahgunaan data, dan risiko eksploitasi anak.
Selain Meutya, ada 34 tokoh lain yang juga menerima tanda kehormatan dari Presiden Prabowo, termasuk Hashim Djojohadikusumo, Agus Harimurti Yudhoyono, Sugiono, Fadli Zon, dan Teddy Indra Wijaya. Secara total, Prabowo memberikan tanda kehormatan kepada 117 individu dalam acara yang digelar di Istana Negara, Jakarta, dalam rangka HUT kemerdekaan ke-80 Republik Indonesia. Beberapa tokoh lain yang menerima penghargaan di antaranya Ketua DPR Puan Maharani, Ketua MPR Ahmad Muzani, Ketua DPD Sultan Bachtiar Najamudin, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad, Menko Pangan sekaligus Ketum PAN Zulkifli Hasan, dan Menko PMK sekaligus Ketum PKB Muhaimin Iskandar.


