Membuat animasi bergerak adalah kegiatan yang menarik dan dapat dilakukan oleh siapa pun. Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah menentukan konsep dan membuat storyboard sederhana. Dengan adanya storyboard, akan memudahkan untuk mengembangkan ide cerita dan alur animasi sehingga proses pembuatan frame dan pengaturan gerakan menjadi lebih mudah. Ada beberapa software yang cocok untuk pemula dalam membuat animasi, seperti Adobe Animate, Blender, Pencil2D, dan Synfig Studio. Namun, bagi yang ingin praktis, aplikasi berbasis mobile atau online seperti Canva juga dapat digunakan untuk membuat animasi sederhana.
Perbedaan utama antara animasi 2D dan 3D terletak pada dimensi yang digunakan. Animasi 2D menampilkan gambar bergerak dalam dua dimensi (panjang dan lebar) sementara animasi 3D menambahkan dimensi kedalaman sehingga terlihat lebih realistis. Biasanya, pemula memulai dari animasi 2D karena prosesnya lebih sederhana dan mudah dipahami. Meskipun demikian, membuat animasi tidak selalu membutuhkan kemampuan menggambar yang tinggi. Banyak software animasi yang menyediakan template, objek siap pakai, serta fitur drag-and-drop yang memudahkan pemula untuk membuat animasi tanpa harus mahir dalam menggambar.
Waktu yang diperlukan untuk membuat animasi pemula sangat bervariasi tergantung pada kompleksitasnya. Animasi sederhana dengan durasi singkat biasanya bisa selesai dalam hitungan jam, sementara animasi yang lebih detail dan kompleks bisa memakan waktu beberapa hari bahkan minggu. Jadi, bagi yang ingin memulai membuat animasi bergerak, penting untuk menentukan konsep terlebih dahulu, menggunakan software yang sesuai, dan bersabar selama proses pembuatannya. Semakin sering latihan, maka keterampilan dalam membuat animasi juga akan semakin meningkat.


