Sunday, May 17, 2026
HomeTeknoAncaman Digital Terbesar di Indonesia: Pengungkapan Pakar

Ancaman Digital Terbesar di Indonesia: Pengungkapan Pakar

Pakar keamanan siber mengungkap bahwa Indonesia menjadi salah satu target serangan siber, terutama ransomware. Hal ini terbukti dari jumlah serangan yang menyasar masyarakat hingga industri. Igor Kuznetsov, Direktur Tim Riset & Analisis Global Kaspersky (GReAT) mengungkap bahwa bisnis di Indonesia menghadapi 57.554 serangan ransomware tahun lalu, jumlah tertinggi di kawasan Asia Tenggara. Ransomware merupakan serangan malware yang bermotif finansial, di mana pelaku meminta uang tebusan dengan ancaman mempublikasikan data pribadi korban atau memblokir akses permanen.

Ransomware lazimnya dikirim lewat email spam dan setelah berhasil, dapat mengeluarkan dan mengenkripsi file berharga seperti dokumen, gambar, dan database. Salah satu serangan ransomware yang menyasar Indonesia adalah peretasan Pusat Data Nasional Sementara (PDNS) 2 yang melumpuhkan sejumlah layanan publik. Meskipun masa depan siber Indonesia menjanjikan pertumbuhan pesat, adopsi teknologi baru seperti IoT, AI, dan 5G juga memperoleh tren peningkatan serangan siber di negara tersebut.

Hasil analisis Kaspersky menunjukkan bahwa sepanjang tahun lalu, terdapat sekitar 20 juta serangan siber ditujukan kepada pengguna di Indonesia dari berbagai sumber online. Berbagai kelompok APT canggih juga menargetkan Indonesia, seperti Mysterious Elephant, Spring Dragon, Ocean Lotus, Toddycat, Lazarus, Tetris Phantom, dan SideWinder. SideWinder, yang dikenal sebagai ‘ancaman paling agresif di Asia Pasifik’, secara aktif mengincar pemerintah, militer, dan entitas diplomatik dengan spear phishing dan serangan canggih. Hal ini memperoleh perhatian karena kerugian finansial akibat kejahatan siber di Indonesia mencapai Rp476 miliar.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler