Hutan Amazon mengalami penurunan kondisi yang mengkhawatirkan dan bahkan diperkirakan bisa menghilang dalam 100 tahun mendatang. Para peneliti memperingatkan bahwa faktor perubahan iklim dan deforestasi turut berperan dalam memperburuk kondisi hutan Amazon. Dengan luas lebih dari 6 juta kilometer persegi, hutan ini menyimpan 99 miliar hingga 154 miliar ton karbon dan menerima lebih dari 180 sentimeter hujan setiap tahunnya, menjadikannya komponen kunci dalam regulasi iklim global. Selama satu abad terakhir, hutan Amazon di Brasil telah kehilangan luas hutan yang setara dengan Massachusetts, AS, akibat kebakaran hutan dan perubahan iklim. Studi terbaru menunjukkan kemungkinan pergeseran hutan Amazon menjadi sabana yang kering akibat perubahan iklim dan deforestasi. Para peneliti menggunakan model komputer untuk memprediksi respons hutan Amazon terhadap perubahan iklim dan deforestasi, mengidentifikasi tiga titik kritis dalam sistem Amazon yang bisa mengubah ekosistem menjadi padang rumput. Perubahan ini melibatkan interaksi antara tanah, vegetasi, dan kelembapan atmosfer yang dapat mengeringkan hutan dan menyebabkan perubahan ekosistem. Tim peneliti mengakui keterbatasan model mereka dalam mengatasi perubahan spasial di seluruh cekungan Amazon. Dalam konteks ini, penting untuk mengambil tindakan preventif untuk mempertahankan hutan Amazon sebagai aset penting dalam pengaturan iklim global.


