Nvidia membahas perubahan fase dalam teknologi kecerdasan buatan yang saat ini berada dalam fase physical AI. Perkembangan ini menjadi topik utama dalam acara Graduation Laskar AI 2025 Lintasarta di Jakarta. Fase-fase kecerdasan buatan dimulai dari perception AI, yang merupakan landasan machine learning modern. Kemudian, berkembang menjadi generatif AI yang dapat menciptakan konten visual dan audio. Fase berikutnya adalah agentic AI, di mana model AI membantu dalam mengeksekusi tugas-tugas tertentu. Terakhir, physical AI, yang digambarkan sebagai sistem AI yang memahami dan berinteraksi dengan dunia nyata. Konsep ini melibatkan pemahaman fisik, spasial, dan lingkungan sekitarnya, dengan menggunakan geometri, fisika, dan kesadaran temporal. Nvidia menekankan bahwa fase ini akan membawa kecerdasan buatan ke tingkat yang lebih kompleks dan menarik, dengan aplikasi praktis dalam berbagai bidang, termasuk robotika. CEO Nvidia, Jensen Huang, juga memberikan pandangan yang sama terkait fase lanjutan ini dan potensinya dalam mendukung perkembangan industri dan teknologi di masa depan.


