Harga emas Dunia mengalami penurunan pada perdagangan Kamis setelah data inflasi produsen Amerika Serikat (AS) yang lebih tinggi dari perkiraan serta penurunan klaim pengangguran mingguan dirilis. Data ini menyebabkan penguatan dolar AS dan imbal hasil obligasi pemerintah AS, sehingga mengurangi kemungkinan penurunan besar suku bunga oleh Federal Reserve (Fed) pada bulan September.
Menurut CNBC, harga emas spot turun 0,5% menjadi USD 3.337,21 per ons, sementara kontrak emas berjangka AS untuk pengiriman Desember juga mengalami pelemahan. Indeks dolar AS menguat 0,5% dari level terendah lebih dari dua minggu, membuat emas kurang menarik bagi pembeli luar negeri. Imbal hasil obligasi AS tenor 10 tahun juga naik dari posisi terendah satu minggu.
Data dari Departemen Tenaga Kerja AS menunjukkan bahwa indeks harga produsen (PPI) naik 3,3% year-on-year pada bulan Juli, melebihi perkiraan 2,5%. Sementara klaim pengangguran mingguan tercatat sebesar 224.000, lebih rendah dari perkiraan 228.000. Spekulasi mulai muncul bahwa The Fed mungkin tidak akan menurunkan suku bunga sebesar setengah poin, melainkan hanya seperempat poin pada bulan September.


