Pasar tenaga kerja Inggris mengalami pelemahan pada kuartal kedua tahun 2025, dengan penurunan jumlah lowongan kerja dan pekerja bergaji. Tingkat pengangguran mencapai 4,7 persen, mencapai level tertinggi dalam empat tahun terakhir menurut data resmi yang dirilis. Kantor Statistik Nasional (Office for National Statistics/ONS) Inggris mencatat penurunan jumlah lowongan kerja sebesar 5,8 persen menjadi 718.000 pada kuartal Mei-Juli 2025, dengan penurunan yang signifikan terutama terjadi di sektor seni, hiburan, dan rekreasi. Sementara itu, jumlah pekerja bergaji pada bulan Juni 2025 juga mengalami penurunan sebesar 149.000 atau 0,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Estimasi awal untuk bulan Juli 2025 menunjukkan angka sebesar 30,3 juta pekerja bergaji. Akonom Senior dari Resolution Foundation, Hannah Slaughter, menyatakan bahwa meskipun pasar tenaga kerja Inggris sempat bergairah pasca pandemi, namun periode tersebut telah berakhir dengan adanya pelemahan yang terus berlanjut. Direktur Statistik Ekonomi ONS, Liz McKeown, juga mengkonfirmasi bahwa data terbaru menunjukkan tendensi pelemahan pasar tenaga kerja yang berlanjut.


